Minggu, 28 Juni 2020

Anak Anda Kecanduan Gagdet ? Ini Cara Mengatasinya



Seiring perkembangan zaman di era digital seperti ini, orang tua dibuat berfikir keras mengingat anak sekarang rata-rata suka bermain hp, terlebih karena libur sekolah sehingga sebagian besar kegiatan mereka dirumah adalah bermain hp, berbagai fitur bahkan semua fasilitas yang terdapat di gagdet mereka hafal dan sangat profesional, tentu ada sisi negatif dan positif saat anak kecanduan bermain gagdet, namun lebih banyak sisi negatifnya , al hasil anak cenderung lupa akan kewajiban sehari-hari bahkan karena saking fokusnya mereka harus meninggalkan banyak kewajiban, seperti mengaji, belajar bahkan sholat .

Karena itu para orang tua penting sekali mengetahui bagaimana cara mengatasi anak yang kecanduan gagdet dan Ini Cara Mengatasinya  : 

Meluangkan Waktu dengan Anak 

Anak-anak menjadi sibuk dengan gadget karena para orangtua cenderung lebih sibuk dengan kegiatan lain dibandingkan dengan bermain dan beraktivitas dengan mereka. Jadi, untuk bisa mengatasi masalah kecanduan gadget pada anak, perbanyaklah waktu untuk dihabiskan dengan mereka. Ajak mereka untuk bermain board games atau membaca buku bersama.Sehingga ada rasa yang dimiliki anak bahwa mereka diperhatikan dan disayangi orang tuanya. 

Perbanyak Kegiatan di Luar Rumah Anak-anak 

yang sering berdiam diri di rumah akan mencari alternatif kegiatan yang tidak membosankan. Tentu gadget akan menjadi jawabannya. Untuk itu, ajaklah anak untuk melakukan aktivitas fisik di luar rumah. Pergi hiking atau mengajak anak untuk jalan pagi di akhir pekan bisa membuatnya mendapatkan pilihan kegiatan yang lebih menarik. Dan kegiatan diluar rumah juga bermanfaat bagi anak, yakni menambah wawasan dan juga rasa percaya diri 

Berikan Contoh dengan Tidak Menghabiskan Banyak Waktu dengan Smartphone 

Ingatlah bahwa anak-anak adalah peniru yang paling ulung. Mereka akan mencontoh apa-apa yang sering dilakukan oleh orangtuanya. Jadi, pastikan kamu tidak memberikan contoh buruk dengan terlalu banyak menghabiskan waktu di depan layar smartphone. Sebagai gantinya kamu bisa mengajaknya untuk memasak atau berkebun bersama-sama. 

Mengajak Bicara atau ngobrol bareng 

Jika anak benar-benar sudah tidak bisa lepas dari gadgetnya, ajaklah ia bicara. Mungkin ini akan menyebabkan drama di mana mereka akan ngambek karena tidak diizinkan lagi bermain gadget, tetapi percayalah bahwa cara ini dapat memberikan perubahan yang lebih signifikan jika dilakukan. Jelaskan pada anak apa-apa saja dampak yang bisa terjadi jika mereka terlalu sering bermain gadget. Tekankan juga bahwa yang kamu lakukan bukanlah melarangnya menggunakan gadget, melainkan membatasi. 

Kenalkan Agama 

Karena agama adalah pondasi  hal penting agar anak memahami arti patuh terhadap orang tua dan bimbingan orang tua sangat penting demi kelangsungan hidupnya . Dan dengan mengenalkan agama anak-anak bisa memperbaiki sikap dan prilaku. 


Terapkan Aturan yang Jelas 

Terakhir, buatlah aturan yang jelas untuk anak. Pastikan anak-anak paham tentang kapan dan berapa lama ia boleh mengakses gadgetnya. Ia juga harus tahu batasan penggunaan gadget, seperti untuk apa ia bermain dan aplikasi apa saja yang boleh ia gunakan. Pastikan juga mereka tidak memegang gadgetnya sendiri.

Demikian  cara mengatasi anak kecanduan gagdet semoga tulisan ini bermanfaat untuk para orang tua yang saat ini putra putrinya kecanduan gagdet.

5 Tips Agar Sukses Kuliah, Yuk Ketahui!




Tips untuk Mahasiswa Baru agar Kuliah Lancar dan Sukses 


1. Cintai Jurusanmu 

Nah untuk yang pertama, kamu harus fokus dan mencintai jurusanmu. Kuliah tidak seperti di sekolah, mata kuliah sudah mulai fokus pada satu bidang. Sehingga kamu perlu fokus dan mencintai jurusanmu. 
Nah apasih maksud cintai jurusanmu? 

Maksudnya adalah kamu harus nerima dan mulai menyukai jurusan yang kamu pilih. Karena selama kurang lebih 4 tahun, kamu akan mempelajari satu bidang yang fokus dan detail sekali. Sehingga kamu perlu mencintai dengan giat dan rutin mempelajari bidang jurusan tersebut. 

Nah, jadi tidak ada alasan kamu salah jurusan. Mulailah kuliah dan belajar dengan serius, penuh semangat dan yang pasti dengan perasaan senang. 

2. Tentukan Target 

Menjadi mahasiswa, IP atau IPK adalah target utama dalam bidang akademik. Jadi ketika menjadi mahasiswa baru, mulailah membuat target setiap semester dan target dalam 4 tahun (lulus). 


Gunanya untuk apa? 


Jika kamu ingin meneruskan S2 dengan beasiswa atau melamar kerja, maka kamu harus menargetkan IP standar dari kampus S2 atau perusahaan yang kamu incar. Jadi target ini berlaku jangka panjang. 

Nah ketika sudah mulai menargetkan IPK (Indeks Prestasi Kumulatif), maka kamu sekarang uraian bagaimana cara agar target kamu tercapai. 

Buatlah target jangka pendek dalam 1 semester dengan poin-poin berikut ini. 

1. Jangan bolos kelas mata kuliah 
2. Kerjakan semua tugas mata kuliah (targetkan nilai setiap tugas, misalkan diatas 95) 
3. Targetkan nilai UTS dan UAS setiap mata kuliah (misalkan diatas 90) 
4. Target IP tiap semester 3,8 Nah ketika sudah menargetkan hal itu, pasti akan mempengaruhi nilai IP kamu di setiap semesternya. Sehingga kamu harus konsisten dan bersungguh-sungguh untuk belajar agar target tercapai. 

3. Say 'No' To Kupu-Kupu 


Hal ini penting bagi kamu ketika menjadi mahasiswa baru. Menjadi mahasiswa bukan hanya tentang belajar akademik, bukan hanya tentang masuk kelas dan duduk manis menerima penjelasan dosen. 

Jika kamu begitu, sangat sayang kamu berada di kampus dan hanya jadi kupu-kupu. 
Mulai sejak asal, kamu harus siap mengatakan 'NO' kepada KUPU-KUPU (Kuliah-Pulang-Kuliah-Pulang). 
Menjadi Mahasiswa yang ulet dan aktif. Ikutilah kegiatan yang disediakan oleh kampus, baik tingkat jurusan, fakultas maupun universitas. Nah kegiatan atau organisasi yang kamu pilih, sesuaikan dengan minat dan bakat kamu. Bahkan kamu bisa menanyakan kepada senior di jurusan maupun di kampus dan sharing terkait pengalaman mereka di organisasi kampus. 
Nah apa manfaatnya aktif organisasi? Manfaatnya banyak, selain menambah pengalaman baru. Kamu akan banyak mendapatkan teman baru (networking) bahkan bisa berkenalan dan berinteraksi langsung dengan orang eksternal kampus (perusahaan, masyarakat, pihak sponsor dan sebagainya). 
Mulai sekarang, bahkan sejak mahasiswa baru.Ikutilah organisasi atau kepanitiaan dan katakan tidak pada kupu-kupu. 

4. Mandiri 


Dunia kampus tidak sama seperti di sekolah. Sejak menjadi mahasiswa baru, kamu harus belajar dan wajib mandiri. Semua aktivitas di kampus dan organisasi, kamu harus mandiri. Bahkan ketika ada pr, kamu harus mandiri dan jangan sampai malas-malas. Dosen bahkan temenpun tidak akan perduli jika kamu tidak mengerjakan tugas. Apa dampaknya jika tidak mandiri? Maka impian terkait IPK bagus dan sebagainya tidak akan terwujud. Sejak menjadi mahasiswa, kamu sudah harus lebih dewasa dan bertanggungjawab atas diri kamu sendiri. 5. Perbanyaklah Teman Terakhir adalah perbanyaklah teman. Kamu tidak bisa mandiri sendiri di kampus. Butuh teman untuk berbagi pengalaman, bertanya tugas kuliah dan yang pasti untuk belajar bareng. 
Itulah 5 Tips Kuliah untuk Mahasiswa Baru. Semoga bermanfaat dan bisa menambah semangat terutama kamu mahasiswa baru.